Jangan Takut Rugi Berbisnis Warnet
Setelah berhasil membangun warnet dengan modal hanya 10 juta, akhirnya terpaksa ditutup setelah 4 bulan berjalan. Penyebabnya, Pemilik modal menarik investasinya. Mengapa pemilik modal menarik investasinya ?
Jawabannya cuma satu, dia tidak menyangka bahwa warnetnya akan sepi pengunjung. Ya, sejak dibuka, warnet tersebut hanya berhasil meraih penghasilan dari pengunjung tidak sampai setengah dari biaya operasional bulanan. Yang tidak disadarinya (meskipun saya sudah menjelaskan kepadanya), adalah bahwa setengahnya lagi sudah tertutup dari hasil jasa kursus, download dan jualan software.
Saya pun berusaha meyakinkan pemilik modal tentang sejumlah strategi yang bisa dilakukan tanpa perlu mengandalkan pengunjung. Namun, pemilik modal menganggap usulan saya sama saja dengan tidak usaha membuka warnet. “Kalau memang begitu strategimu, mending gak usah buka warnet,” katanya saat itu.
Setidaknya, ada 3 alasan mendasar mengapa pemilik modal menarik investasinya :
1. Pengunjung sepi dan kebanyakan anak-anak
2. Biaya operasional tertutupi, tapi keuntungan belum ada.
3. Kondisi Warnet yang jelek jika dibandingkan dengan Warnet lain.
Sang pemilik modal pun putus asa. Padahal, dia melupakan satu komponen penting dalam memulai usaha, yaitu Promosi.
Ya, sejak warnet tersebut dibuka, belum ada satupun kegiatan yang berhubungan dengan promosi.
Strategi promosi tidak dimasukkan dalam modal investasi. Kata si pemilik modal, promosi tidak usah dimasukkan karena nanti biayanya akan semakin besar.
Perdebatan keras antara saya dengan Pemilik modal tidak menghasilkan titik temu. Akhirnya, modal ditarik, semua peralatan dijual kembali. Saya pun hanya bisa menangis karena tidak punya kesempatan untuk membuktikan kinerja saya.
Dari kejadian tersebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh seseorang yang punya niat membuka usaha Warnet :
Pertama, perhatikan faktor lokasi. Lokasi, bagi usaha warnet, sangat penting. Terutama, lokasi yang mudah diakses, dekat dengan wilayah pendidikan, atau terdapat kaum remaja di sekitarnya.
Lokasi tempat warnet saya yang berada jauh dari jalan raya, membuat pengunjung jelas tidak akan banyak. Lokasi yang lebih banyak anak-anaknya, juga bukan lokasi yang bagus.
Kedua, perhatikan modal usaha. Investasi setengah hati, akan membuahkan hasil yang setengah-mati. Jika berniat untuk membuka usaha warnet, usahakan untuk tidak meminimalisasi peralatan dan perlengkapan. Setidaknya, warnet yang saya kelola memberi bukti tentang pengelolaan yang tidak memperhatikan kualitas perlatan dan perlengkapan. Setidaknya berpikirlah dari sudut pandang konsumen dalam menentukan kualitas produk. Jangan mengorbankan kualitas hanya karena modal yang sedikit. Banyak kesalahan yang saya lakukan dalam membangun warnet tersebut, diantaranya kondisi komputer yang bekas, dan tidak adanya energi cadangan seandainya mati lampu. Bagi sebuah komputer, mati lampu disaat PC masih bekerja adalah sesuatu yang fatal. Karenanya, setiap komputer memang hendaknya terdapat energi cadangan atau biasa disebut UPS.
Ketiga, kenyamanan konsumen adalah segalanya. Maka, ciptakanlah suasana nyaman dalam usaha warnet. Sebab, kondisi yang nyaman akan membuat pengunjung bukan hanya betah berlama-lama, namun juga akan kembali lagi ke warnet tersebut.
Keempat, masukkan promosi dalam komponen investasi. Promosi hanya akan jadi beban jika diletakkan dalam komponen biaya operasional. Satu-satunya promosi yang dilakukan oleh warnet saya hanyalah memasang spanduk kecil di depan warnet bertuliskan “WARNET PLA-NET”. Sebaiknya memang harus ada blue print strategi promosi yang hendak dilakukan, agar tidak terjadi promosi gila-gilaan yang justru tidak efektif.
Kelima, Jangan harap Investasi kembali dalam waktu singkat. Inilah yang menjadi problem terbesar dalam usaha warnet yang saya kelola. Sang pemilik modal inginnya investasinya kembali dalam waktu dekat, meskipun tidak semuanya. Pemilik modal sudah berharap bahwa investasinya membuahkan hasil sejak bulan pertama. Padahal, bisa bertahan selama 4 bulan tanpa berharap suntikan modal lagi saja sudah lebih dari cukup.
Keenam, Terlepas dari itu semua, yang terpenting dan harus diingat adalah semua orang bisa buka usaha warnet.
Tidak perlu pandai komputer untuk membuka usaha warnet, seperti halnya tidak perlua pandai menjahit kalau mau jualan pakaian. Pengetahuan tentang membuka usaha warnet sangat gampang dicari.
Tidak perlu modal yang besar untuk membuka usaha warnet, seperti halnya tidak perlu modal milyaran kalau mau jualan Ayam Fried Chicken.
Percaya diri dan senantiasa mau belajar adalah kunci sukses dalam membuka usaha warnet.
Demikian cerita dari saya. Mungkin pembaca bisa melihat pelajaran-pelajaran penting lainnya di balik kisah saya ini. Saya sendiri masih memendam cita-cita membuka usaha yang berhubungan dengan internet sampai saat ini, karena saya percaya masa depan ada di internet.
Salam Sukses !!




5:32 am
May 10th, 2009
tulisan anda membuat semangat saya kembali. thank’s ya….
tapi kalo boleh tolong kasih tau saya program -program apa saja yang harus dilengkapi untuk warnet saya.
kedua ditempat saya ada tiga warnet dan keduanya sangat ramai.milik saya cukup lumayan untuk ukuran warnet 2 bln buka, masalahnya bagm agar loading bisa cepat padahal spek komp bagus. dan semua warnet disini pke speedy. krn itu yang br bisa masuk kedaerah kami.
ketiga bgm cara atau hal-hal apa sj yang harus disiapkan untuk warnet sy bisa game online???apakah speedy office bisa???
9:39 am
May 11th, 2009
@ Spydernet,
program2 yg harus ada di sebuah komputer warnet :
- Firefox
- Pidgin / YM
- MiRC
- Open Office
- ACDSee/image viewer
- Internet Download Manager/Get Flash
- DeepFreeze
- kayaknya segitu dulu…
loading cepat bisa dilakukan dengan memodifikasi fiefox dan konfigurasi komputer, misalnya memblokir pop-up, javascript, flash, atau mensetting clear all private data ketika firefox ditutup
Untuk bisa game online, saya tidak menyarankan pake speedy office, sebaiknya pakai speedy khusus warnet…atau ganti provider.
demikian, thx
1:43 pm
July 3rd, 2009
thx atas infox, z baru buka warnet tp sepi n sdh kehabisan dana untuk promosi mungkin bisa bantu carikan solusi
3:50 am
July 8th, 2009
hmm…sebisa mungkin cari dana promosi dengan membuka jasa download atau bisnis online…kan ente punya akses internet yang cepat … pasti banyak yg mau tuh didonlotin lagu2, software, ato apapun deh yg di internet…setidaknya itu bisa buat dana promosi…intinya, jangan terpaku pada pelanggan yg datang…sepi biarin aja, asal income ada terus….hehehehe…
4:32 pm
July 13th, 2009
hallo mas,
terima kasih saran dan semangatnya
10:14 pm
August 20th, 2009
Bozz,tolongin dong…Aku mau buka warnet+MPG nich u/ smentara 6 PC client dulu,kedepannya tar dulu liat perkembangn.Nah,kebetulan aku punya software sendiri buat billing,cuma systemnya TIKET(bayar dulu).So,setiap ada pelanggan kita kasih tiket maunya berapa jam.Tiketnya jg tetap berlaku selama masih da sisa waktu pas log out.Pertanyaanku,cocok system ini di terapkan di Indonesia?ThQ